Cerpen-cerpen Ardy Kresna Crenata

Puisi

Bagi Anda yang ingin membaca puisi-puisi saya, silahkan klik di sini.
Atau bisa juga meng-klik judul-judul puisi berikut ini.
  1. merangkum malam di matamu
  2. sungai yang mengalirkan kita 
  3. menunggu kepulanganmu 
  4. aku ingin menjadi engkau 
  5. menyimpan kembali wajahmu 
  6. pada malam yang dingin 
  7. suaramu di balik handphone 
  8. wanita penjual teh poci 
  9. waktu terus memburuku 
  10. mengingatmu di sepanjang perjalanan 
  11. kita di sepenggal malam 
  12. merangkum suaramu 
  13. sepotong malam di matamu 
  14. membaca sebuah sajakmu 
  15. rindu di sepotong malam 
  16. menjelang shubuh 
  17. menjemput langit sore 
  18. di beranda waktu 
  19. sebelum meninggalkan jepang 
  20. di ujung senja 
  21. menunggu silhuetmu muncul 
  22. merapikan kata-kata 
  23. sebuah lagu yang membuatku sedih 
  24. akhirnya aku melepasmu 
  25. hujan yang mengantarku pergi 
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Beranda
Langganan: Postingan (Atom)
Ardy Kresna Crenata

Create Your Badge

Kategori

  • Dimuat di Media Cetak

Arsip

  • ▼  2013 (2)
    • ▼  Juli (2)
      • Makan Malam Kita
      • Orang-orang yang Setia*

Blogroll

  • Info Lomba dan Kompetisi Terbaru
    yb�������ø-2025���㶫ʡ��ѧ�ɹ�����ְҵ�������걨����չʾ - �޷��ṩժҪ ������һƪ�ܱ�������� �£
    8 bulan yang lalu
  • :: Y.E.S.S.I ::
    Hi, Its been a While - Udah lama banget ngga update blog ini? Jangankan update, mampir aja udah nggak pernah. Dan sampe lupa password nya dong..hahaha..parah banget ngga sih? Apa...
    1 tahun yang lalu
  • ruang sunyi malam
    penghujung tahun - penghujung tahun 2019 memberi banyak kejutan. kejutan menyenangkan yang sungguh tak mudah dilupakan. Tuhan maha adil, dia memberikan kejutan yang lain juga...
    6 tahun yang lalu
  • Djoernal Inne
    Perkawinan Militer-Fasis Agama, Kekerasan Seksual Sebagai Pesan Politik, Dan Grand Design ala Amrik - *Dalam percakapan pagi ini, seorang kawan mengutip satu kalimat menarik dari sebuah film. Percakapan antara komandan dan prajurit: “…setinggi-tingginya ...
    9 tahun yang lalu
  • hujanangin
    Hazard, Sering Jadi Sasaran Tekel Lawan - Saat bermain di lapangan, seorang pesepakbola sadar bahwa selain berjuang untuk timnya Ia juga diintai bahaya akibat pemain lain yang melakukan aksi teke...
    11 tahun yang lalu
  • CERPEN DANGAJI
    Jalan-Jalan ke Singapura Bersama Air Asia QZ 8501 - Aku berangkat Minggu 7 Desember 2014 menggunakan pesawat Air Asia QZ 8501, dari Surabaya ke Changi berangkat pukul 5:25 pagi. Inilah penerbangan yang tid...
    11 tahun yang lalu
  • sketsa puisi
    Bulan - tidak lagi aku miliki bumi ini. Bulan terlempar jauh ke luar gravitasi di antara dua buah kota : teringat seperti dua butir planet merevolusi, kejar mengeja...
    12 tahun yang lalu
  • Kwek lina's imagination
    Di Ruang Penyesalanku - Pagi ini, gerimis masih menghias kota di mana aku tinggal. Baozhong adalah sebuah kota kecil di Yunlin. Daerah pertanian yang subur sepanjang tahun. Bukan ...
    13 tahun yang lalu
  • blog cinta sukma
    Pindah Rumah - Kawan yang baik, saya baru saja berbenah dan pindah rumah. Semua arsip yang ada di blog ini secara resmi dipindahkan ke rumah baru ini. Silahkan berkunju...
    14 tahun yang lalu
  • i just want to chill out and write poems
    Cerita dari Langit Retak - langit retak, jatuh, dan berserak di genangan air matamu. dengan sabar kaupunguti satu-satu lalu kau tata kembali di helai kain yang setia menyimpan suara-...
    15 tahun yang lalu
  • Merry Magdalena's Book
    Ebook Linimas(s)a, kolaborasi saya & teman2 praktisi social media - Buku saya bersama teman-teman sesama praktisi social media di Indonesia. Sebuah kehormatan bisa menulis bersama Onno W Purbo dan Nukman Luthfie, sebab dul...
    15 tahun yang lalu
  • kumpulan karya sastra saya sebelumnya
    Ardy feat. Melly Goeslaw – Menghapus Jejakmu -
    15 tahun yang lalu
  • Kisah di Padang Rumput
    sungai - Lagu sungai terdengar seperti rintihan orang kelaparan jiwa manusia hanyut di bawanya serta ke arah muara bersama sesampah kota. Sungai telah murka Ada jug...
    16 tahun yang lalu
  • Jalan Puisi , no. 23
    puisi untuk acara diskusi “Perpuisian Mutakhir Sumatra Barat” di Komunitas Seni Intro, Payakumbuh, pkl 4 sore hari Sabtu tgl 13 Juni 2009 - Alizar Tanjung Surat Untuk Shita ;Shita kepergianku pada negeri orang negeri lupa ngurarai yang kubangun sejak dahulu kala shita, bukanlah candu di sana ku...
    16 tahun yang lalu
  • Kitab Hujan
    -
  • puisi-puisi
    -
  • rumah kata
    -
  • ayukho
    -
Karya-karya Ardy Kresna Crenata. Tema Tanda Air. Gambar tema oleh rion819. Diberdayakan oleh Blogger.